Text
Peran kepemimpinan etis terhdap kelelahan emosional dengan work autonomy sebagai variabel mediasi pada kantor perwakilan BKKBN provinsi riau
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan etis terhadapkelelahan emosional dengan work autonomy sebagai variabel mediasi padaKantor Wilayah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
(BKKBN) Provinsi Riau. Kelelahan emosional, yang sering kali dipengaruhi
oleh faktor-faktor lingkungan kerja, dapat berdampak negatif padakesejahteraan individu dan kinerja organisasi. Di sisi lain, kepemimpinanetisyang diterapkan oleh pemimpin dapat menciptakan lingkungan kerja yanglebih mendukung, yang memungkinkan karyawan memiliki otonomi dalambekerja, dan pada gilirannya dapat mengurangi risiko kelelahan emosional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatansurvei
pada Kantor Wilayah BKKBN Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kepemimpinan etis secara signifikan berpengaruh terhadapkelelahanemosional, baik secara langsung maupun melalui mediasi work autonomy. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemimpin organisasi dalammerancang strategi kepemimpinan yang dapat meningkatkan kesejahteraankaryawan dan mencegah kelelahan emosional
Tidak tersedia versi lain